Revie Nikon D800 Kamera Digital
Berikut adalah empat hal yang menarik perhatian dari Nikon D800:
1. Sensor
Kamera ini memiliki sensor berukuran full frame dengan kepadatan 36,3
juta pixel. Ini diklaim sebagai sensor full-frame dengan resolusi
tertinggi di dunia.
Di sisi lain, jika dimaksimalkan, kamera
ini akan menghasilkan ukuran file yang sangat besar. Satu file RAW bisa
berukuran 76 MB. Jika formatnya TIFF 16 bit bahkan bisa 212,1 MB.
2. Sensitivitas
Nikon sesumbar bahwa noise yang dihasilkan kamera ini relatif setara
dengan D700, meskipun jumlah pixel-nya naik tiga kali lipat.
Jangkauan sensitivitas kamera ini mulai dari ISO 100 hingga 6400 dalam
modus standar. Kalau mau, pengguna bisa mendesaknya hingga ISO 50 dan
ISO 25600.
3. Autofokus
Pada dasarnya, D800 memiliki sistem autofokus yang sama dengan D4. Ada 51 titik fokus yang bisa ditangkap oleh sang kamera.
Autofokusnya juga berjalan di kondisi pencahayaan minim, hingga -2EV (kurang lebih seperti malam di bawah terang bulan).
Menariknya, autofokus di D800 bisa berjalan pada kombinasi bukaan f/8.
Ini akan berguna untuk mereka yang suka memakai konverter.
Contohnya, lensa 600 mm f/4 ditambah teleconverter 2x akan menjadikannya
lensa 1200 mm f/8. Dengan D800, autofokus tetap bisa berjalan di 11
titik tengah.
4. Video Full HD
Ya,
tidak seperti D700 yang tidak memiliki fitur video, D800 bisa digunakan
untuk merekam video. Bahkan, video dengan resolusi High Definition penuh
(Full HD).
Pada 1080p, tersedia frame rate 30, 24 dan 25p.
Sedangkan pada 720p, frame rate-nya bisa mencapai 50p dan 60p, untuk
merekam gerak lambat.
Untuk memperkenalkan kemampuan produk ini kepada masyarakat, Nikon membuat film pendek berjudul Joy Ride, berdurasi 6 menit.